China menunda & memenjarakan
China menunda & memenjarakan paling nir 630 imam Muslim & pemimpin kepercayaan lain semenjak 2014 pada operasi pada Xinjiang, berdasarkan penelitian baru sang gerombolan hak asasi Uighur. Penelitian yg dikumpulkan sang grup Uighur Human Rights Project, UHRP, & dibagikan ke BBC ini pula menemukan bukti bahwa 18 ulama mati pada tahanan atau nir usang selesainya ditahan.Banyak ulama yg ditahan menghadapi dakwaan yg lebih luas termasuk "mempropagandakan ekstremisme", "mengumpulkan massa buat mengganggu ketertiban umum" serta "memicu separatisme." Padahal, berdasarkan kesaksian sanak saudara, apa yg para ulama lakukan pada balik dakwaan itu merupakan berkhotbah, berkumpul pada grup pengajian atau bertindak menjadi imam.
